Kegiatan Impor di Pelabuhan Secara Lengkap

Kegiatan Impor di Pelabuhan Secara Lengkap

Pelabuhan merupakan hal yang berkaitan dengan kegiatan impor, karena dari pelabuhan barang dikirim dan diterima serta menjadi penghubung antara negara pengirim dan juga negara yang menerima barang. Lantas bagaimana kegiatan impor di pelabuhan?

Kegiatan Sebelum Kapal Datang Di Pelabuhan

Terlebih dahulu membayar biaya lamanya kapal bertambat

Bertambat ini maksudnya adalah kapal yang berlabuh dan juga terikat pada pancang atau jangkar di pelabuhan. Waktu yang diperlukan kapal untuk bertambat di pelabuhan tidak dapat dipastikan berapa lamanya, karena tergantung dari cuaca saat bongkar muat, ketersediaan alat yang tersedia, ketersediaan tempat bongkar di Lini 1 Quay Yard, serta kepastian kedatangan truk pengangkut barang yang tiba di pelabuhan. 

Terlebih dahulu membayar biaya penyimpanan barang di Lini 1 Quay Yard

Dibutuhkan waktu untuk pemeriksaan barang yang disimpan di Lini 1 Quay Yard ini. Karena tergantung dari seberapa lamanya barang diperiksa oleh petugas Bea Cukai. Apalagi jika barang terkena SPJM (Surat Pemberitahuan Jalur Merah), maka waktu yang diperlukan lebih lama lagi. Sehingga waktu barang berada di lini ini tidak dapat dipastikan karena selain waktu pemeriksaan oleh petugas, juga karena jenis komoditas impor.

Terlebih dahulu membayar pajak impor agar barang cepat keluar

Semua barang dari luar negeri yang masuk ke dalam negeri harus diperiksa dan mendapat persetujuan dari petugas Bea Cukai setempat. Selain itu, barang impor juga akan dikenakan pajak sesuai dengan komoditi barang impor tersebut. Kecuali barang hadiah, barang untuk kesejahteraan rohani, barang kebudayaan, barang amal, dan barang impor lainnya yang bebas dari pajak.

Kegiatan Saat Kapal Datang Di Pelabuhan

Sebelum kapal tiba di pelabuhan, pastikan dokumen pengiriman kapal telah dikirim oleh pihak pengirim barang kepada importir sesuai dengan persyaratan yang ada pada L/C. Kemudian proses pengiriman kargo sebagai berikut: 
  1. Pihak pengirim akan menerima L/C advice sebagai patokan pengiriman barang untuk selanjutnya melakukan booking pengiriman di perusahaan pengiriman. Kegiatan ini sesuai dengan kontrak yang telah disepakati dalam lembar sales contract. Setelah itu, pihak pengirim mengurus dokumen PEB di Bea Cukai setempat dimana kapal memuat barang yang akan dikirim di pelabuhan. Selain mengurus dokumen PEB, pihak pengirim juga harus membayar pajak pengiriman barang atau pajak ekspor dan pajak ekspor tambahan di bank yang telah ditentukan.
  2. Setelah semua dokumen persyaratan dan pendukung telah diserahkan ke perusahaan pengiriman, maka mereka akan memuat barang dan menyerahkan bukti penerimaan barang, persetujuan angkutan, bukti B/L, serta dokumen perkapalan lainnya kepada pihak pengirim. Ketika pihak pengirim telah menerimanya, ia juga mengirimkan kepada pihak advising Bank untuk diteruskan ke opening Bank.
  3. Perusahaan pengirim akan mengangkut barang untuk dikirimkan ke pelabuhan tujuan tempat importir berada, sesuai dengan informasi yang ada di B/L atau Bill of Lading.
  4. Selanjutnya, pihak importir akan menerima dokumen perkapalan jika pembayaran kepada opening Bank telah selesai diproses. Dokumen perkapalan ini dapat digunakan untuk mengurus izin impor dengan petugas Bea Cukai di pelabuhan tujuan. Selain itu, dokumen perkapalan ini juga dibutuhkan untuk mengambil barang import di perusahaan pengirim yang membantu pengiriman barang pesanan.
  5. Terakhir, petugas pengiriman akan menyerahkan barang kepada importir jika seluruh biaya jasa pengiriman telah dibayarkan dan dilunasi.
Jadi secara garis besar, kegiatan impor di pelabuhan hanya mencakup 3 proses. 3 proses itu yakni, proses kelengkapan dokumen, proses pergerakan kapal, dan proses pergerakan barang sampai ke tangan importir.

Untuk mempermudah kegiatan impor, Anda dapat menggunakan jasa import terpercaya yang dimiliki perusahan-perusahaan pengiriman. Dengan begitu, Anda tidak harus pulang pergi atau kesana kemari mengurus dokumen dan menunggu barang tiba di pelabuhan. Kepastian kapal berlabuh serta barang dapat dimuat ke truk, tentu akan membuat Anda menghabiskan banyak waktu. Namun, jika Anda menggunakan jasa import, Anda tidak perlu lagi pusing mengurusnya. Ini karena, terdapat banyak layanan yang ditawarkan seperti jasa import barang LCL, jasa import barang FCL, serta jasa import door to door. Semuanya bisa Anda pelajari, layanan mana yang sesuai dengan kebutuhan import Anda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama