Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada! Variasi Terbaru Serangan Siber Makin Beragam pada 2021

 


Badan Studi Siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) memperhitungkan modus serbuan siber bakal kian bermacam- macam pada 2021.


Chairman CISSReC Pratama Persadha berkata kalau perihal ini didorong oleh pemahaman terpaut keamanan siber di Tanah Air memanglah sedang kecil alhasil banyak serbuan siber sukses menghasilkan publik sebagai korban.


Modus terbaru yakni dengan melakukan kloning handphone oleh pelaku kejahatan digital kepada korbannya, yakni secara garis besar dengan cara mentrasfer/memindahkan data indetitas seluler korban lalu mengambil alih semua transaksi elektroni yang terdapat di perangkat seluler korban.


Contoh yang lain serangan siber ini merupakan peretasan web media nasional yang baru-baru ini terjadi alhasil memberikan implikasi yang amat besar untuk ekonomi di Indonesia.


Pelaku membuat berita baru yang melibatkan Gubernur Anies menyampaikan bahwa PSBB diadakan kembali, padahal berita tersebut merupakan berita lama yang diupload lagi oleh pelaku di media nasional. Akhirnya akibat dari hal tersebut, pasar saham bergejolak kemarin. Kesimpulannya pasar saham telah dapat didikte oleh peristiwa peretasan sejenis ini, jelas ini amat beresiko untuk perekonomian negara Indonesia,


Ia berkata kalau besarnya potensi ekonomi digital Indonesia pada 2025 tidak kurang dari US$155 miliyar bakal semakin memacu kenaikan serbuan siber. Alasannya, variasi serbuan bakal berkorelasi dengan penekanan internet serta meningginya ekonomi digital.


Sejak tahun 2019 terjadi 39 Juta serangan siber lalu melonjak ke 190 juta pada Agustus 2020 kemarin, dengan demikian dalam kurun satu tahun serbuan siber meningkat 4 kali lipat, alhasil dapat diperkirakan pada tahun 2021 ini bakal terus melonjak dari tahun tahun sebelumnya.


Bersumber pada hasil survey penekanan pengguna internet Indonesia 2019—kuartal II atau 2020 yang diluncurkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia( APJII), keseluruhan pemakai internet Indonesia dikala ini menggapai 196, 7 juta dengan penekanan 73, 3 persen dari keseluruhan populasi Indonesia sekitar 266, 9 juta.


Berlangganan via Email