Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Snapchat Luncurkan Spotlight, Fitur Terbaru Mirip TikTok


Snapchat dengan cara sah memublikasikan fitur terbarunya yang disebut Spotlight yang hendak menunjukkan konten cuplikan pendek dari pengguna.

Sudah peranti pasti diluncurkannya fitur ini ialah usaha Snapchat buat melawan kekuasaan TikTok. cuplikan yang diunggah lewat Spotlight hendak berpusat pada meme serta konten guyonan alih- alih konten tiap hari yang tadinya didorong oleh Snap.

Mengutip The Verge pada Selasa( 24/ 11/ 2020), buat menarik orang supaya memposting gambar dengan cara tertata, industri berkata hendak membagi US$1 juta antara kreator konten paling terkenal di aplikasi per hari sampai akhir tahun 2020.

Perihal itu berarti bila seorang mempunyai video yang amat viral, mereka bisa jadi mendapat bagian besar dari US$1 juta itu. Tidak masalah apakah orang itu mempunyai pelanggan dalam jumlah besar; jumlah yang diperoleh orang paling utama didasarkan pada bentuk khas dibanding dengan foto lain pada hari itu.

Pengguna bisa tetap mendapatkan pemasukan dari cuplikan mereka bila cuplikan itu terkenal selama beberapa hari dalam satu durasi.

Spotlight, yang hendak mempunyai tab spesial di aplikasi, dikeluarkan di 11 negeri, terhitung AS, Inggris, Prancis, Jerman, serta Australia. Video yang hendak Kamu amati di bagian ini dapat bertempo sampai 60 detik serta, buat disaat ini, tidak bisa diberi watermark.

Meski begitu, Kamu pengunggah konten tidak perlu takut sebab orang tidak bisa begitu saja mengunduh konten viral mereka buat diunggah kembali di Spotlight ataupun platform serupa lainnya.

Sehabis Kamu menggunakan Spotlight, Kamu hendak melihat snap diprogram cocok dengan apa yang menurut algoritma Snapchat yang Kamu gemari. ketentuan ini sebagian besar didasarkan pada apa yang sudah Kamu amati di masa lalu serta berapa lama Kamu sudah menyaksikan.

Walaupun formatnya tidak asing untuk siapa pun yang sempat menonton TikTok, Snap berkata kalau itu membuat ketentuan spesial bersumber pada dasar penggunanya. mula- mula, foto Spotlight tidak bakal menunjukkan bagian komentar orang banyak, serta profil itu sendiri dengan cara default bersifat pribadi, alhasil Snapchatter bisa senantiasa menutup account mereka sembari senantiasa memposting konten.

Bagian Spotlight sudah diisyaratkan sepanjang berbulan- bulan, mengenang Snapchat memublikasikan musik dalam sekejap pada bulan Agustus. Tetapi, aplikasi itu tidak mempunyai sasaran buat foto- foto ini hingga saat ini.

Industri sudah memperbolehkan konsumen buat mengirimkan foto mereka sebagai bagian dari letak yang bisa didatangi oleh siapa saja buat mengenali apa yang berlangsung di tempat tertentu kapan saja. Mereka timbul di Snap Map. Tetapi tidak serupa fitur itu, yang lebih bersifat dokumenter, Spotlight didesain spesial untuk format video viral. 

Berlangganan via Email